Kang- woo berdekatan wajah dengan Seo- yeon alhasil sindrome diarenya kambuh yang tampaknya campakkan air besar di celana. Kang- woo belingsatan lekas membopong Seo- yeon pergi dimana di luar Seo- yeon berjumpa dengan Min- hyeok. Kang- woo di dalam rumah merasa malu serta belingsatan. Min- hyeok bertanya pada Seo- yeon kenapa terletak disini. Seo- yeon berkata ia mau Kang- woo memaraf perhitungan hal permasalahan kejuaraan jalan kabur.
Tidak lama, Mi- kyung serta Hyun- soo tiba. Hyun- soo mendatangi Min- hyeok dimana Mi- kyung menanya gimana Hyun- soo dapat tahu dengan Min- hyeok. Hyun- soo mencari alibi serta mendadak Min- hyeok berkata kalau ia tahu Hyun- soo dari Kang- woo. Min- hyeok serta Hyun- soo masuk ke dalam rumah dimana mereka memandang kecemasan Kang- woo dengan menutupi mukanya dengan bajunya.
Kang- woo risau mempertimbangkan peristiwa syndromenya dihapan Seo- yeon tadinya serta memandang gamis Seo- yeon yang terabaikan. Besok harinya, di ruang kegiatan rahasianya, Kang- woo melukis wajah Seo- yeon mendadak ia siuman melukis wajah Seo- yeon serta menghentikannya. Sedangkan itu, Seo- yeon menyambut paket berbentuk perhitungan yang dipersetujui serta kemejanya yang terabaikan dalam situasi apik. Seo- yeon setelah itu bertamu Kang- woo buat melafalkan dapat kasih kemudian menutup teleponnya.
Di sekolah, kategori berolahraga Seo- joon main dodgeball berduaan, dimana Seo- joon berduaan dengan Jo- hee. Seo- joon mencegah Jo- hee tetapi Jo- hee merasa jengkel karena Seo- joon cuma menjauh alhasil Seo- joon mengambil alih posisi Seo- joon. Dimana saat ini Jo- hee yang mencegah Seo- joon. Jo- hee membuktikan kemampuannya memusnahkan rival mereka alhasil mereka berhasil yang membuat anak didik yang lain kagum. Seo- joon serta Jo- hee menyambut angka sempurna dari gurunya.
Di restoran, Kang- woo berjumpa dengan Ibunya serta neneknya yang sudah menata kencan tunanetra. Lekas perempuan tiba bagaikan pendamping kencan tunanetra Kang- woo. Di dikala yang serupa, SEo- yeon menemani Mi- kyung buat kencan tunanetra dengan laki- laki di tempat yang serupa. Seo- yeon memandang Kang- woo lagi kencan tunanetra dengan perempuan yang ditemuinya di kamar mandi tadinya. Seo- yeon mencermati mereka dari jauh ia merasa iba pada Kang- woo karena Seo- yeon sedang beranggapan Kang- woo merupakan guy. Sedangkan itu, Mi- kyung mulai risau dengan kencan butanya dimana ia berupaya menjauhi dari laki- laki yang tidak ia gemari ini. Berakhir itu, Mi- kyung menemui Seo- yeon di kamar mandi dimana Seo- yeon bertanya gimana dengan kencan butanya.
Dalam ekspedisi kembali, Kang- woo lalu berhalusinasi dengan Seo- yeon terletak di sampingnya. Kala hingga di rumah, Kang- woo diguncang dengan kedatangan Seo- yeon yang mengejutkannya. Seo- yeon membagikan tumbuhan rerumputan yang lucu pada Kang- woo bagaikan perkataan dapat kasih atas apa yang dikerjakannya kepada persetujuan perhitungan serta kemejanya yang sudah dicuci. Tetapi Kang- woo berbohong tidak menggemari hadiahnya serta ia mau menggantinya.
Mereka berdua setelah itu berjalan bersama dimana Seo- yeon memohon tumbuhan itu serta berkata kalau ia hendak mengubahnya dengan hadiah lain. Tetapi Kang- woo menyangkal. Lekas Seo- yeon berkata pada Kang- woo kalau Kang- woo semacam dikala SMP nampak amat manis. Setelah itu Seo- yeon berkata kalian terus menjadi besar lau mencap jempol ke jidat Kang- woo semacam dikala Seo- yeon melaksanakannya dikala SMP. Seo- yeon bergegas berangkat sedangkan Kang- woo senyap. Seo- yeon kembali lagi mendatangi Kang- woo dikala Kang- woo berdialog dalam hatinya“ semenjak bila kalian sedemikian itu dekat denganku? Seo- yeon”.

0 Komentar