Kang- woo masuk dalam mobilnya kalau ia terkini saja membeli serta mleihat Seo- yeon sedang mengayunkan tangan. Ia ingat apa yang diucapkan temannya hal ia mempunyai duit serta sembari mendesah serta mengangkut pundak berasumsi Seo- yeon menyukainya sebab itu. Ia akan berangkat tetapi head school serta guru lain mendatanginya mengingatkannya hal acara sambutannya. Kala ia berangkat, Jang- mi terletak di sekolah. Ia terletak disitu karena ia ingat kalau Seo- yeon bertugas buat sekolah itu. Ia dengan bebas melihatnya dari jauh.
Kang- woo kembali ke rumah. Temannya Hyun- soo tiba berdialog denganya kala ia olahraga serta meringik hal menjajaki idol itu. Ia mengatakan kalau Mi- kyung menanya kepadanya hal Kang- woo serta golongan Shin- wha. Mereka berdialog hal gimana Mi- kyung ialah guru di sekolah tingi itu, Hyun- soo tidak ketahui itu. Kang- woo berasumsi kalau lucunya Seo- yeon ialah guru pula. Mereka serupa sekali tidak terlihat semacam guru.
Hyun- soo membuktikan kepadanya gambar seseorang yang menolong seseorang gelandangan di jalur serta Kang- woo berkata" ini bukan hakmu?" Banyak orang membahas hal bentuknya semacam modelnya Park Sang- mi alhasil ia menjajaki ceritanya. Tetapi ia berasumsi itu merupakan Kang- woo. Hendak namun Kang- woo tidak hendak mengkonfirmasi ataupun juga menyangkalnya alhasil temannya itu berserah. Kang- woo merasa tangannya sakit, karena sesungguhnya ia sudah menolong gelandangan itu yang melukai tangannya.
Di tempat lain, Won- jae membeli- beli busana, tetapi kartu kreditnya limited alhasil ia berjalan pergi dengan gagah. Tetapi dikala ia pergi ia berasumsi kalau itu memalukan. Jagi buat alihkan pikirannya ia memandang handphone memandang postingan hal Lee Kang- hee ialah ketua Shin- hwa Food. Di tempat lain, Seo- joon bertugas keras di biro Idol- nya. Ia berajojing di ruangan dengan idol lain tetapi tidak melaksanakannya dengan bagus alhasil guru dancer menegurnya serta berkata pada seluruh mereka butuh belajar 100 kali lebih banyak ataupun mereka seluruh menyudahi.
Di restoran, Kang- woo melaksanakan kehilangan apes memotong seluruh lemak dari samgyupsal buat seluruh guru. Seo- yeon berasumsi kalau ia pergi dari pikirannya dikala ia memberitahu seluruh orang lemak itu kurang baik untukmu. Ia meneruskan berangkat berkelana memotong lemark dari tiap orang samgyupsal sampai ia ke Seo- yeon yang menggelengkan kepalanya" noooo". Tetapi ia memotong kepunyaannya pula. Tetapi setelah itu Min- hyeok memberinya samgyupsal berlemak. Mereka silih memandang satu serupa lain kala makan.
Tetapi Mi- kyung terdapat diantara mereka. Setelah itu Kang- woo menjelaksan pada mereka seluruh kalau mereka wajib alih mengarah tempat yang berlainan, ia hendak membayarnya. head School berasumsi ia belum makan apapun, tetapi ia berlari mengarah mobil Kang- woo buat masuk serta naik bersama denganya. Tetapi tangan Kang- woo sakit walhasil Head School membawanya berangkat buat merawatnya.
Mi- kyung serta Seo- yeon bingung bila keduanya berkawan serta gimana mereka hingga mengarah tempat selanjutnya. Min- hyeok menarangkan pada mereka kalau ia hendak bawa mereka. Tetapi ia mengemudikan dengan seram semacam orang yang terkini berlatih mengemudikan. Mi- kyung menarangkan kepadanya ia bisa mengemudi, tetapi ia berikan ketahui mereka buat hening.
Datang di restoran, Seo- yeon berjumpa dengan mantan pacarnya yang mabuk serta tidak memperhatikannya. Ia membantunya serta membiarkannya berangkat. Tetapi setelah itu ia berputar mengejarnya dikala mantannya berupaya masuk ke mobil. Ia berupaya mengemudi alhasil ia menarangkan kepadanya kalau ia edan. Seo- yeon dimaki- maki serta dihina serta berkata" saya menghabiskan duit banyak, bagikan kunciku, saya hendak kembali".
Tetapi Seo- yeon menghentikannya lagi. Mereka setelah itu berdebat dimana Seo- yeon didorong oleh mantannya yang mendadak Kang- woo muncul menahan Seo- yeon. Ia setelah itu memasukkan mantannya ke dalam mobil serta setelah itu mengatakan pada Seo- yeon dengan berkata" apakah kalian edan? apa yang kalian jalani dengan laki- laki mabuk saja?" Kang- woo memandang mantannya itu kalau ia ganteng. Alhasil Kang- woo berkata pada Seo- yeon kalau ia serupa. Kang- woo berkata" mengapa kalian cuma memandang bentuk". Ia berasumsi hal laki- laki ganteng lain yang sempat Seo- yeon temui yang sementara itu merupakan saudaranya. Ia berasumsi Seo- yeon menggemari seluruh laki- laki ganteng melainkan ia.
Di dalam restoran, seluruh orang bersandar di meja jauh menikmati sedangkan Kang- woo bersandar di depan meja dengna suka. Seo- yeon menatapnya pilu serta ingat ia berkata kepadanya kalau ia mencibirnya sebab ia kurang baik serta pula gendut. Ia merasa menyesela hal perihal itu. Ia setelah itu menyantap seluruh roti. Kang- woo menatapnya bingung kenapa ia sempat menyukainya. Santapan mereka setelah itu datang, seluruhnya salad yang membuat Seo- yeon kecewa tetapi Min- hyeok meluncurkan daging buat Seo- yeon.
Ia hendak menyantapnya, tetapi setelah itu Kang- woo melihatnya dengan kilat menanya" apa yang kalian pikirkan hal pembedaan pada banyak orang yang memandang" Ia menanya" apa?" Kang- woo berkata lagi" gimana dengan kanak- kanak yang berkata kalau anak lain kurang baik ataupun juga gendut di hadapan mereka. Apa yang kalian tuturkan kepada para anak didik itu. gimana kalian membimbing mereka? apakah kalian tidak mempunyai suatu buat dibilang?” Seo- yeon berdiri berkata" itu ialah anak didik tidak bersalah yang jujur. Anak didik wajib jujur bagaikan orang. Perihal apa yang hendak kalian tuturkan kepada anak didik yang berterus terang pada seorang yang apalagi tidak mereka tahu? Gimana kalian membimbing mereka. Seorang yang menaruh marah buat perihal yang amat lama. Keadaan semacam apa yang hendak kalian ajarkan pada mereka".
Lekas yang lain berupaya mengakhiri mereka berkelahi. Mi- kyung tidak terencana menumpahkan anggur padanya alhasil ia hendak berangkat mengarah kamar mandi serta Mi- kyung menarik Seo- yeon pergi buat memintanya memohon maaf. Seo- yeon berkata ia tidak ingin. Tetapi Mi- kyung memintanya buat berangkat memohon maaf. Di kamar mandi, Kang- woo berupaya mensterilkan bercak. Ia setelah itu mengarah Seo- yeon. Seo- yeon memohon maaf hal apa yang sudah ia tuturkan tadinya meluruskan tangannya.
Seo- yeon berkata kepadanya itu tergantung padanya buat menyambut permohonan maaf ataupun tidak. Tangan Kang- woo mulai sakit lagi alhasil ia menyikatnya kala Seo- yeon berjalan berangkat. Tetapi Seo- yeon memandang ke kaca dimana ia memandang tangan Kang- woo membuat dnegan membuktikan jemari tengah tanpa terencana. Alhasil Seo- yeon berputar dengan amarah serta menyudutkannya ke bilik.

0 Komentar